Angin Kencang Rusak Dua Rumah di Batu Bara, BPBD Bergerak Lakukan Penanganan
BATU BARA, SUMATERA UTARA — Angin kencang disertai hujan lebat melanda dua wilayah di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, pada Jumat (16/10/2026) dini hari. Peristiwa tersebut menyebabkan dua rumah warga mengalami kerusakan kategori sedang di Desa Mandarsah, Kecamatan Medang Deras, dan Desa Sei Mentaram, Kecamatan Nibung Hangus.
Berdasarkan laporan situasi terkini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batu Bara, kejadian berlangsung sekitar pukul 03.30 WIB. Laporan diterima petugas pada pukul 08.30 WIB.
Dalam laporan awal tersebut, tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang mengungsi. Sementara itu, estimasi kerugian material masih dalam proses penghitungan.
BPBD Lakukan Asesmen di Wilayah Terdampak
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Satgas BPBD Kabupaten Batu Bara bergerak menuju lokasi untuk melakukan asesmen atau penilaian dampak bencana.
Petugas juga berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta sejumlah instansi terkait untuk mendukung penanganan di lapangan.
Selain melakukan pendataan kerusakan, BPBD menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak melalui BPBD atas nama Pemerintah Kabupaten Batu Bara. Petugas juga membawa peralatan pendukung untuk membantu penanganan bencana.
Dua Rumah Mengalami Kerusakan
Dampak kejadian tercatat di dua desa. Di Desa Mandarsah, Kecamatan Medang Deras, satu rumah dilaporkan mengalami kerusakan sedang. Sementara itu, satu rumah di Desa Sei Mentaram, Kecamatan Nibung Hangus, juga mengalami kerusakan dengan kategori yang sama.
Penanganan melibatkan BPBD Kabupaten Batu Bara, Dinas Perkim LH, unsur TNI, personel kepolisian, camat, serta kepala desa di wilayah terdampak.
BPBD masih melakukan pendataan untuk mengetahui besaran kerugian material secara keseluruhan.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi angin kencang dan hujan lebat serta segera melaporkan kejadian yang membahayakan kepada aparat setempat.
Sumber: Laporan Situasi Terkini BPBD Kabupaten Batu Bara, 16 Oktober 2026.
